Header Ads

Terpisah Tsunami, Septi Kembali Temukan Putranya

Arif Pratama (kiri) saat bertemu dengan ibunya, Jamaliah, di Paya Kumbuh, Sumatera Barat, Senin (18/8/2014). FOTO: DONAL CANIAGO
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Pasangan Septi Rangkuti dan Jamaliah kembali bersatu dengan kedua anaknya yang hilang dalam tsunami 10 tahun lalu. Awal bulan ini, mereka reuni dengan Raudhatul Jannah alias Wenni di Aceh Barat Daya. Kini, Septi kembali bertemu dengan Arif Pratama.

Septi Rangkuti menemui anaknya, Arif Pratama, di Kota Paya Kumbuh, Sumatera Barat, Senin (18/8/2014). "Betul, sudah ditemukan di Paya Kumbuh," kata Septi kepada acehkita.co, Selasa siang.

Di Paya Kumbuh, Arif Pratama menjadi anak jalanan. Di sana, ia dikenal dengan nama Ucok.

Arif Pratama kini telah kembali ke tengah-tengah keluarganya setelah berpisah selama 10 tahun. "Sekarang kami sedang bawa pulang dia," ujar Septi Rangkuti.

Septi kehilangan dua anaknya setelah tsunami meluluhlantakkan kediaman mereka di Lorong Kangkung, Desa Pangong, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Saat itu, dua anaknya tersebut berada di atas sebuah papan berukuran selebar pintu. (Baca: Terpisah 10 Tahun, Jamaliah dan Wenni Siap Tes DNA)

"Saat gelombang kedua saya terpisah dengan mereka. Saya kejar-kejar tidak dapat lagi," ujar Septi. "Saya sendiri selamat setelah tersangkut di pohon."

Septi dan istrinya, Jamaliah, terus berupaya mencari anaknya. Namun, upaya mereka tak membuahkan hasil. Kedua anaknya tak kunjung ditemukan. (Baca: Terpisah Tsunami, Ibu-Anak Ini Reuni)

Tsunami meninggalkan trauma mendalam di benak Septi Rangkuti. Ia pun akhirnya mengajak keluarganya pindah ke Desa Tarigonan, Padang Sidempuan, Sumatera Utara. (Baca: Keajaiban 10 Tahun Tsunami)

Kamis (7/8/2014) lalu, Septi dan istrinya, Jamaliah, bertemu kembali dengan anaknya yang bernama Raudhatul Jannah. Ia diasuh Sarwani, 62 tahun, di Blang Pidie, Aceh Barat Daya. | NH

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.