Header Ads

Cerita di Balik Reuni Anak Korban Tsunami dengan Keluarganya

Ucok alias Arif Pratama | FOTO: Donal Caniago
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Rumah Lana Bestari di Kota Paya Kumbuh penuh haru ketika pasangan Septi Rangkuti dan Jamaliah bertemu dengan Arif Pratama, anaknya yang telah 10 tahun terpisah. Kemarin, kebersamaan keluarga kecil yang tercerabut akibat tsunami 10 tahun lalu kembali bersatu. (Baca: Terpisah Tsunami, Septi Kembali Temukan Putranya)

Pertemuan Septi Rangkuti dengan Arif Pratama berawal dari tayangan di stasiun tvOne. Saat itu, tvOne tengah menyiarkan siaran langsung wawancara Jamaliah setelah bertemu dengan anak perempuannya, Raudhatul Jannah alias Weniati.

Lana Bestari, 30 tahun, yang menonton wawancara tersebut merasa familiar dengan wajah tersebut. Ia lantas mengabadikan wajah Jamaliah menggunakan kamera yang ada di telepon genggamnya.

Lana menyebutkan, wajah Jamaliah mirip dengan Ucok, anak jalanan yang sering menginap di depan warung internet miliknya.

"Wajah ibu itu mirip sekali dengan Ucok," kata Lana kepada acehkita.co, Selasa (19/8/2014) sore.

Lana memperlihatkan foto perempuan itu kepada Ucok. "Saya tanya ke Ucok, kamu kenal dengan yang di foto ini?" tanya Lana.

"Itu, Mak," kata Ucok.

Tak hanya itu, Lana juga bertanya nama ibu Ucok. "Ucok bilang, namanya Liah," kata Lana.

Lana juga memfoto Ucok untuk dikirimkan ke Jamaliah di Meulaboh. Untuk menghubungi Jamaliah, Lana menghubungi wartawan tvOne di Paya Kumbuh, Donal Caniago. Donal lantas menyebarkan foto Ucok melalui media sosial. Hingga akhirnya foto tersebut sampai ke keluarga Jamaliah.

Menurut Lana, ia akhirnya bisa mengubungi Jamaliah melalui sambungan telepon selular. "Ibu Jamaliah pengen ngomong langsung dengan Ucok. Begitu pertama ngobrol, mereka sudah sangat akrab, seperti ibu dan anak yang sudah lama tidak bertemu. Mereka nangis-nangis," ujar Lana.

Pada Senin, 18 Agustus 2014, pasangan Septi Rangkuti-Jamaliah bertemu Ucok di rumah Lana Bestari di Paya Kumbuh. "Saya senang mereka bisa bertemu," sebut Lana.

Lana mengenal Ucok sebagai remaja gelandangan sejak akhir 2006 lalu. Pertemuan Lana dengan Ucok dimulai ketika pada suatu pagi membuka warung internet miliknya. Saat itu, Lana melihat seorang bocah yang ditaksir berusia delapan tahun tidur di emperan warnetnya.

"Kepalanya terluka. Saya panggil suruh masuk ke toko," ujar Lana.
Ucok alias Arif Pratama (tengah) bersama Donal Caniago. | FOTO: Arif Pribadi dari Facebook Donal

Kehidupan Ucok berpindah-pindah, dari satu emperan toko ke toko lainnya. Kadang-kadang, ia tidur di kompleks pemakaman atau di taman.

"Selama ini dia jadi gelandangan. Kasihan," sebut Lana.

Septi Rangkuti mengaku sebuah keajaiban bisa menemukan kembali anaknya yang hilang dalam tsunami. "Betul, sudah ditemukan di Paya Kumbuh," kata Septi kepada acehkita.co, Selasa siang. (Baca: Terpisah Tsunami, Ibu-Anak Ini Reuni)

Arif Pratama kini telah kembali ke tengah-tengah keluarganya setelah berpisah selama 10 tahun. "Sekarang kami sedang bawa pulang dia," ujar Septi Rangkuti. []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.