Aktivis Sipil Dukung Nezar Patria Masuk Kabinet Jokowi
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Aktivis sipil Aceh mendeklarasikan dukungan terhadap Nezar Patria agar bisa masuk dalam jajaran kabinet Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Nezar dianggap anak muda Aceh yang bisa menjembatani kepentingan Aceh dan Pusat.
Deklarasi dukungan terhadap Nezar Patria dilakukan aktivis muda yang menamakan diri Barisan Penindaklanjut Pilres Aceh di sebuah warung kopi di bilangan Taman Sari Banda Aceh, Rabu (20/8/2014). Sejumlah aktivis sipil dan profesional hadir dalam deklarasi tersebut, seperti Irfan Sofni, Reza Idria, Fauzan Santa, Juanda Djamal, Saifuddin Gani, Dr Saiful Mahdi, Azhari Aiyub, Muhaddzier M. Salda, Taufik Al Mubarak.
Juru Bicara BPPA Reza Idria menyatakan, Nezar Patria memiliki rekam jejak yang bersih dan dapat dipercaya. "Kami memandang kualifikasi calon menteri ada pada sosok Nezar Patria," kata kandidat doktor Universitas Harvard ini.
Nezar Patria yang memulai karir jurnalistiknya di Majalah D&R dinilai memiliki kemampuan profesional dan kepemimpinan. Ia aktif memperjuangkan kebebasan pers dan berpendapat, serta isu-isu kemanusiaan di Indonesia. Pria kelahiran Pidie tersebut pernah memimpin Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, redaktur pelaksana Vivanews, dan kini menjadi anggota Dewan Pers.
"Selama 15 tahun terakhir, Nezar telah menunjukkan kepemimpinan yang patut diteladani di setiap organisasi pers besar dan berpengaruh di Indonesia. Ia juga setia pada penegakan hak asasi manusia dan demokrasi," lanjut Reza.
Irfan Sofni dari Sekretaris Nasional Jokowi menilai, Nezar merupakan representasi perubahan di Aceh. "Melihat Nezar adalah sebuah perubahan. Patut didukung," kata bankir tersebut.
Sementara peneliti Universitas Syiah Kuala Dr Saiful Mahdi menyebutkan, "Nezar merupakan profil paling pas untuk mewakili Aceh."
Nama Nezar Patria muncul sebagai salah seorang calon Menteri Komunikasi dan Informasi yang dijaring oleh Jokowi Center. Setelah KPU menyatakan Jokowi-JK memenangi pilpres, Jokowi Center menjaring pendapat publik melalui Kabinet Alternatif Usulan Rakyat.
Lantas, jabatan menteri apa yang dipandang cocok untuk Nezar Patria? Reza Idria menyebutkan pihaknya tidak mematok jabatan menteri tertentu untuk Nezar. "Itu menjadi hak perogratif presiden," ujarnya. []
Deklarasi dukungan terhadap Nezar Patria dilakukan aktivis muda yang menamakan diri Barisan Penindaklanjut Pilres Aceh di sebuah warung kopi di bilangan Taman Sari Banda Aceh, Rabu (20/8/2014). Sejumlah aktivis sipil dan profesional hadir dalam deklarasi tersebut, seperti Irfan Sofni, Reza Idria, Fauzan Santa, Juanda Djamal, Saifuddin Gani, Dr Saiful Mahdi, Azhari Aiyub, Muhaddzier M. Salda, Taufik Al Mubarak.
Juru Bicara BPPA Reza Idria menyatakan, Nezar Patria memiliki rekam jejak yang bersih dan dapat dipercaya. "Kami memandang kualifikasi calon menteri ada pada sosok Nezar Patria," kata kandidat doktor Universitas Harvard ini.
Nezar Patria yang memulai karir jurnalistiknya di Majalah D&R dinilai memiliki kemampuan profesional dan kepemimpinan. Ia aktif memperjuangkan kebebasan pers dan berpendapat, serta isu-isu kemanusiaan di Indonesia. Pria kelahiran Pidie tersebut pernah memimpin Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, redaktur pelaksana Vivanews, dan kini menjadi anggota Dewan Pers.
"Selama 15 tahun terakhir, Nezar telah menunjukkan kepemimpinan yang patut diteladani di setiap organisasi pers besar dan berpengaruh di Indonesia. Ia juga setia pada penegakan hak asasi manusia dan demokrasi," lanjut Reza.
Irfan Sofni dari Sekretaris Nasional Jokowi menilai, Nezar merupakan representasi perubahan di Aceh. "Melihat Nezar adalah sebuah perubahan. Patut didukung," kata bankir tersebut.
Sementara peneliti Universitas Syiah Kuala Dr Saiful Mahdi menyebutkan, "Nezar merupakan profil paling pas untuk mewakili Aceh."
Nama Nezar Patria muncul sebagai salah seorang calon Menteri Komunikasi dan Informasi yang dijaring oleh Jokowi Center. Setelah KPU menyatakan Jokowi-JK memenangi pilpres, Jokowi Center menjaring pendapat publik melalui Kabinet Alternatif Usulan Rakyat.
Lantas, jabatan menteri apa yang dipandang cocok untuk Nezar Patria? Reza Idria menyebutkan pihaknya tidak mematok jabatan menteri tertentu untuk Nezar. "Itu menjadi hak perogratif presiden," ujarnya. []

Post a Comment