Header Ads

ISIS Rilis Video Pemenggalan Jurnalis Amerika

James Foley | AFP
DAULAH Islamiyah (Islamic State of Iraq and Syria) memenggal kepala James Foley, jurnalis lepas yang ditangkap di Suriah akhir 2012 lalu. Pembunuhan jurnalis berkebangsaan Amerika Serikat itu sebagai aksi balas dendam terhadap serangan udara negara adidaya tersebut kepada kelompok ISIS.

Pascapemenggalan itu, milisi ISIS merilis video keji tersebut. BBC menyebutkan, video itu belum diverifikasi secara independen, namun pihak Gedung Putih menyatakan jika video terbukti asli, AS akan "terkejut oleh pembunuhan brutal tersebut".

ISIS menyebutkan bahwa video tersebut sebagai "Pesan kepada Amerika". Video memperlihatkan James Foley mengenakan pakaian serba oranye berlutut di tengah gurun pasir. Sementara seorang algojo bersenjata mengenakan pakaian serba hitam mengenakan sebo.

Para milisi ISIS yang berbicara dengan aksesn Inggris dan mengidentifikasi diri sebagai anggota ISIS mengatakan bahwa kematian jurnalis AS tersebut akibat ulah Washington yang mengebom basis ISIS di Irak.

Bahkan, seperti dilaporkan The Guardian, ISIS juga mengancam akan melakukan tindak serupa terhadap Steven Joel Sotloff, warga Amerika yang diculik di Suriah.

Ibu Foley, Diane, merilis sebuah pernyataan melalui Facebook yang dijadikan laman untuk mengampanyekan pembebasan anaknya.

"Kami sangat bangga dengan anak kami, Jim. Dia mendedikasikan hidupnya untuk mempublikasikan kepada dunia tentang penderitaan rakyat Suriah," tulis Diane seperti dilansir BBC.

Diane juga meminta pubik untuk mendoakan keluarga Foley. "Kami tahu banyak dari Anda sedang mencari konfirmasi. Harap bersabar sampai kami memiliki informasi lebih lanjut dan tetaplah mendoakan keluarga Foley."

James Foley pernah meliput di Timur Tengah saat bekerja untuk Global Post dan beberapa media lainnya. -- BBC | THE GUARDIAN

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.