Header Ads

Penukaran Uang Receh Mencapai Rp2,5 Miliar Perhari

Gedung Bank Indonesia Perwakilan Banda Aceh. | Radzie/ACEHKITA.CO
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Aktivitas penukarang uang recah di Bank Indonesia Perwakilan Banda Aceh terbilang tinggi menjelang Lebaran Idul Fitri 1435 H. Dalam sehari, penukaran uang receh mencapai Rp2,5 miliar.

Bank Indonesia Perwakilan Banda Aceh melansir data penukaran uang pecahan kecil atau receh selama bulan suci Ramadhan sudah mencapai Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar per harinya.

"Banyaknya yang menukar antara 250 hingga 600 orang per hari," kata Kepala BI Banda Aceh Zulfan Nukman saat buka puasa bersama wartawan di Banda Aceh, Senin (21/7/2014).

Zulfan menyatakan, angka itu melonjak drastis dibandingkan hari biasanya. Sebelum Ramadhan, penukaran uang receh di Bank Indonesia hanya berkisar antara Rp300 juta hingga Rp400 juta saja dan penukarnya paling banyak 150 orang.

"Tinggi animo masyarakat untuk menukar uang jelang lebaran," ujar Zulfan.

Untuk lebaran 2014 ini, BI Banda Aceh mempersiapkan uang receh senilai Rp125 miliar. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp70 miliar.

Bank Indonesia mengaku sudah mengantisipasi lonjakan penukaran uang tersebut. Sepekan menjelang lebaran, BI membuka tujuh loket penukaran mata uang, pada 21 hingga 25 Juli nanti.

Kata Zulfan, BI telah mengoperasikan mobil kantor kas keliling sebanyak sembilan kali, yang beroperasi di kawasan pasar, kantor Balaikota Banda Aceh, dan bazar murah Taman Makam Pahlawan.

"Jumlah penukaran rata-rata pada saat Kas Keliling sekitar Rp300  sampai dengan Rp400 juta," ujar Zulfan Nukman.

Selain itu, penukaran uang juga bisa dilakukan di bank umum antara pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. "Tapi pada hari Jumat, 25 Juli, kita akan buka hingga sore," ujar Kepala BI. | FG

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.