Ini Harapan Gubernur pada Putra Aceh di Kabinet
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Gubernur Zaini Abdullah menaruh harapan besar pada dua putra Aceh yang masuk dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Kedua mereka adalah Sofyan A. Djalil dan Ferry Mursyidan Baldan.
Zaini berharap dengan adanya dua menteri tersebut di Pemerintahan Jokowi akan menambah lancar jalannya proses penyelesaian sejumlah butir Undang-Undang Pemerintahan Aceh yang belum kelar.
“Agar cita-cita kita untuk mensejahterakan rakyat Aceh yang bermartabat tercapai secepatnya,” kata Zaini Abdullah, Ahad (26/10/2014) malam.
Sofyan Djalil merupakan pria Peureulak, Aceh Timur. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Perekonomian pada Kabinet Kerja Jokowi, Sofyan merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika dan Menteri BUMN. Ia juga salah satu tim perunding mewakili Indonesia dalam proses perundingan Helsinki --yang kelak menuntaskan konflik bersenjata antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia.
Sementara Ferry Mursyidan Baldan adalah pria kelahiran Jakarta namun berdarah Aceh. Ia menjadi tim penyusun Undang-Undang Pemerintah Aceh pada 2006 lalu.
Gubernur Zaini menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk membangun komunikasi intensif dengan kedua menteri ini. “Ini semua untuk mendukung program pembangunan nasional dan juga Aceh secara khususnya,” imbuhnya. []
Zaini berharap dengan adanya dua menteri tersebut di Pemerintahan Jokowi akan menambah lancar jalannya proses penyelesaian sejumlah butir Undang-Undang Pemerintahan Aceh yang belum kelar.
“Agar cita-cita kita untuk mensejahterakan rakyat Aceh yang bermartabat tercapai secepatnya,” kata Zaini Abdullah, Ahad (26/10/2014) malam.
Sofyan Djalil merupakan pria Peureulak, Aceh Timur. Sebelum ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Perekonomian pada Kabinet Kerja Jokowi, Sofyan merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika dan Menteri BUMN. Ia juga salah satu tim perunding mewakili Indonesia dalam proses perundingan Helsinki --yang kelak menuntaskan konflik bersenjata antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Indonesia.
Sementara Ferry Mursyidan Baldan adalah pria kelahiran Jakarta namun berdarah Aceh. Ia menjadi tim penyusun Undang-Undang Pemerintah Aceh pada 2006 lalu.
Gubernur Zaini menginstruksikan seluruh satuan kerja untuk membangun komunikasi intensif dengan kedua menteri ini. “Ini semua untuk mendukung program pembangunan nasional dan juga Aceh secara khususnya,” imbuhnya. []

Post a Comment