Header Ads

Hari Ini, Enam Sirene Tsunami Dibunyikan

BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Badan Penanggulangan Bencana Aceh hari ini akan menguji aktivasi enam sirene peringatan dini tsunami (early warning system) yang ada di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.

Aktivasi enam sirene tsunami ini dilakukan dalam rangka memperingati satu dekade musibah yang menyebabkan lebih 180 ribu masyarakat Aceh meninggal pada 26 Desember 2004 lalu.

Enam sirene yang akan dibunyikan hari ini tepat pukul 09.45 WIB berada di Desa Lampulo, Blang Oi, kompleks kantor gubernur, Lam Awe, Kajhu, dan Lhoknga.

"Simulasi ini melibatkan 400 peserta dari unsur masyarakat, sekolah siaga bencana di enam lokasi tersebut dan aparatur pemerintah," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBA Mukhsin Syafii.

Simulasi ini dibuat untuk mengevaluasi dan memperbaiki prosedur operasi standar penanganan bencana dan juga untuk menguji peralatan sistem peringatan dini tsunami. "Saat sirene berbunyi masyarakat jangan panik," imbau Mukhsin. "Ini hanya simulasi."

Pada 2008 lalu, masyarakat di Banda Aceh dan Aceh Besar sempat panik karena sirene tsunami meraung sendiri karena kesalahan sistem peringatan. Masyarakat memilih menuju ke tempat yang lebih tinggi. (Baca: Lho, Sirene Tsunami Kok Diam Saat Gempa 7,2 SR?)

Namun, pada saat gempa kembar pada 11 April 2012 lalu, enam sirene tsunami tersebut malah tidak berbunyi. Belakangan, di tengah kepanikan dan kemacetan, sirene di kantor gubernur akhirnya berbunyi setelah dibunyikan secara manual oleh petugas. (Baca: BMKG Keluarkan Warning, Kok Sirene Gak Bunyi?) []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.