Header Ads

Demo Iringi Pelantikan DPRA

BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Dua gelombang unjukrasa mengiringi pelantikan dan pengambilan sumpah 81 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Selasa, 30 September 2014. Mahasiswa menyerukan agar anggota parlemen yang baru lebih aspiratif.

Unjukrasa dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa Unsyiah dan BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Syiah Kuala di Bundaran Simpang Lima, yang terpaut 300 meter dari gedung DPRA di Jalan Teungku Daud Beureu-eh. Pengunjukrasa tak bisa beranjak ke gedung DPRA karena jalur akses ke sana ditutup polisi.

BEM Unsyiah berunjukrasa dengan menggelar aksi teatrikal "peusijuek" anggota DPRA. Ikhwan Reza, anggota BEM Unsyiah, menyebutkan, dalam aksi itu mahasiswa menuntut anggota DPRA yang baru dilantik untuk menampung aspirasi rakyat.

"Kami mengajak anggota dewan harus berani berdiskusi dengan mahasiswa," sebut Ikhwan.

Usai beraksi di Simpang Lima, perwakilan BEM Unsyiah menuju ke gedung DPRA. Usai prosesi pelantikan, di dalam gedung dewan, di lantai dua, mereka membentangkan spanduk putih yang berbunyi agar dewan lebih pro-rakyat.

Sedangkan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Unsyiah melancarkan aksi longmarch dari Masjid Raya Baiturrahman ke Simpang Lima. Mereka meminta agar Parlemen Aceh memperjuangkan implementasi Undang-undang Pemerintahan Aceh. Selain itu, mereka berharap agar kinerja dewan semakin baik, sembari mengkritik lambannya pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh yang berdampak pada perekonomian masyarakat. | SABARUN

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.