Siswa 33 Provinsi Ikuti Lomba Debat Bahasa Inggris
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar lomba debat bahasa Inggris (National Schools Debating Championship) tingkat SMA di Banda Aceh sejak 16 hingga 22 September 2014. Debat diikuti 100 lebih siswa SMA dari 33 provinsi di Indonesia.
Direktur Pembinaan SMA Direktorat Pendidikan Menengah Kemendikbud, Haris Iskandar, mengatakan, lomba ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “NSDC merupakan tempat ajang bakat para siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka terkait isu isu yang sedang hangat di masyarakat. Dan, ini yang pertama kalinya diadakan di luar pulau Jawa,” ujar Haris Iskandar di Banda Aceh, Rabu (17/9/2014) malam.
Menurut Haris Iskandar, meskipun lomba tersebut digelar di Aceh, namun menurutnya tetap dilaksanakan secara imparsial, dengan kata lain tetap berlangsung secara sportif.
“Bisa saja, tuan rumah tidak mendapatkan juara. Karena, lomba ini tidak melihat siapa tuan rumah,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten I Setda Aceh, Iskandar A Gani, dalam sambutannya menyatakan pihaknya mengakui English Debate memang belum terlalu sering dilaksanakan di Aceh. Apalagi, kata dia, untuk tingkat pelajar SMA.
“Karena itu saya berharap, dengan menjadi tuan rumah pada pelaksanaan event ini, semangat pelajar Aceh untuk meningkatkan pengetahuan dalam bahasa Inggris bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.
Di samping itu, kata Iskandar, ada banyak lagi kegiatan yang bisa diikuti siswa selama berada di Aceh ini. Selaku tuan rumah, pihaknya menginginkan seluruh anak-anak menjadi peserta kompetisi ini benar-benar nyaman dan tenang dalam mengikuti lomba.
“Singkat kata, kami akan melakukan apa saja untuk membuat kalian nyaman dan bahagia selama di Aceh ini. Semua itu kami lakukan sebagai gambaran kebanggaan dan sayang kami kepada kalian semua,” katanya.
Iskandar Gani percaya, para siswa SMA yang mengikuti kompetisi ini adalah pelajar pilihan dengan tingkat kecerdasan yang tinggi. Siswa adalah aset-aset bangsa yang perlu mendapat perhatian.
“Kalian adalah calon –calon pemimpin masa depan negeri ini. Oleh sebab itu wajar jika aset bangsa ini perlu kita jaga, kita lindungi dan kita dukung, sehingga anak-anak kita ini akan mampu membawa Indonesia bergerak ke masa keemasan kelak,” tutur Iskandar Gani.
Dia berpesan, berkompetisilah dengan sportif dan sekuat tenaga. Tunjukkan kemampuan terbaik dalam olah kata bahasa Inggris. Soal kalah menang itu hal biasa. []
Direktur Pembinaan SMA Direktorat Pendidikan Menengah Kemendikbud, Haris Iskandar, mengatakan, lomba ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “NSDC merupakan tempat ajang bakat para siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka terkait isu isu yang sedang hangat di masyarakat. Dan, ini yang pertama kalinya diadakan di luar pulau Jawa,” ujar Haris Iskandar di Banda Aceh, Rabu (17/9/2014) malam.
Menurut Haris Iskandar, meskipun lomba tersebut digelar di Aceh, namun menurutnya tetap dilaksanakan secara imparsial, dengan kata lain tetap berlangsung secara sportif.
“Bisa saja, tuan rumah tidak mendapatkan juara. Karena, lomba ini tidak melihat siapa tuan rumah,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten I Setda Aceh, Iskandar A Gani, dalam sambutannya menyatakan pihaknya mengakui English Debate memang belum terlalu sering dilaksanakan di Aceh. Apalagi, kata dia, untuk tingkat pelajar SMA.
“Karena itu saya berharap, dengan menjadi tuan rumah pada pelaksanaan event ini, semangat pelajar Aceh untuk meningkatkan pengetahuan dalam bahasa Inggris bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya.
Di samping itu, kata Iskandar, ada banyak lagi kegiatan yang bisa diikuti siswa selama berada di Aceh ini. Selaku tuan rumah, pihaknya menginginkan seluruh anak-anak menjadi peserta kompetisi ini benar-benar nyaman dan tenang dalam mengikuti lomba.
“Singkat kata, kami akan melakukan apa saja untuk membuat kalian nyaman dan bahagia selama di Aceh ini. Semua itu kami lakukan sebagai gambaran kebanggaan dan sayang kami kepada kalian semua,” katanya.
Iskandar Gani percaya, para siswa SMA yang mengikuti kompetisi ini adalah pelajar pilihan dengan tingkat kecerdasan yang tinggi. Siswa adalah aset-aset bangsa yang perlu mendapat perhatian.
“Kalian adalah calon –calon pemimpin masa depan negeri ini. Oleh sebab itu wajar jika aset bangsa ini perlu kita jaga, kita lindungi dan kita dukung, sehingga anak-anak kita ini akan mampu membawa Indonesia bergerak ke masa keemasan kelak,” tutur Iskandar Gani.
Dia berpesan, berkompetisilah dengan sportif dan sekuat tenaga. Tunjukkan kemampuan terbaik dalam olah kata bahasa Inggris. Soal kalah menang itu hal biasa. []

Post a Comment