Ketua DPRA: Terapkan Nilai Disiplin Ramadhan dalam Kerja
BANDA ACEH -- Pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh diminta untuk menerapkan nilai-nilai disiplin yang diajarkan ibadah Puasa Ramadhan dalam dunia kerja. Ini dimaksudkan agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada publik dan mendukung kerja-kerja legislasi.
Ketua DPRA Hasbi Abdullah, MS menyampaikan pesan kedisiplinan tersebut saat apel hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri bersama anggota DPRA, pegawai, dan staf sekretariat, Senin (4/8/2014). Apel pertama setelah lebaran tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai dan dilanjutkan dengan acara halal bi halal.
Menurut Hasbi, momentum Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri menjadi ajang untuk meningkatkan kinerja dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama sebulan Ramadhan.
“Memang setiap ibadah yang diajarkan dalam Islam mengandung nilai-nilai kebaikan, terutama nilai kedisplinan yang menuntun kita untuk menghargai waktu. Dalam Islam, disiplin itu merupakan syarat sahnya suatu ibadah,” ujar Hasbi Abdullah.
Begitu juga kedisiplinan dalam dunia pekerjaan. Kata Hasbi, kedisiplinan merupakan kunci kesuksesan suatu pekerjaan. Maka itu, aturan yang selama ini dibuat oleh pemerintah seperti melakukan inspeksi mendadak pada hari pertama masuk kerja habis lebaran dan pemotongan TPK bagi mereka yang tidak masuk kerja adalah itu bagian untuk menuntun kita supaya melakukan kedisiplinan dalam pekerjaan.
“Mari kita tingkatkan kedisiplinan kita dalam segala aspek kehidupan, baik disiplin terhadap waktu maupun disiplin dalam rangka menaati segala perintah Allah, Rasul dan para pemimpin kita," lanjutnya lagi.
Ketua DPRA juga mengajak seluruh anggota dewan dan seluruh pegawai untuk mengaplikasikan nilai-nilai kedisiplinan serta kebaikan selama bulan Ramadhan dalam kehidupan sehar-hari, termasuk di ranah kerja.
"Agar kita menjadi pribadi yang bersemangat dalam melakukan pekerjaaan dan pribadi yang tangguh dalam menghadapi segala cobaan dan rintangan," kata Hasbi.
Selain itu, pegawai di lingkup DPRA juga diminta untuk mempererat silaturrahim antarsesama. Hal ini penting untuk memajukan Aceh di masa yang akan datang. "Perbanyak silaturahim, kunjungi kerabat dan handai taulan, mari kita perkuat persaudaraan dan saling memaafkan atas semua salah dan khilaf antarsesama kita," lanjutnya. | ADVERTORIAL
Ketua DPRA Hasbi Abdullah, MS menyampaikan pesan kedisiplinan tersebut saat apel hari pertama masuk kerja usai libur dan cuti bersama Lebaran Idul Fitri bersama anggota DPRA, pegawai, dan staf sekretariat, Senin (4/8/2014). Apel pertama setelah lebaran tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai dan dilanjutkan dengan acara halal bi halal.
Menurut Hasbi, momentum Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri menjadi ajang untuk meningkatkan kinerja dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama sebulan Ramadhan.
“Memang setiap ibadah yang diajarkan dalam Islam mengandung nilai-nilai kebaikan, terutama nilai kedisplinan yang menuntun kita untuk menghargai waktu. Dalam Islam, disiplin itu merupakan syarat sahnya suatu ibadah,” ujar Hasbi Abdullah.
Begitu juga kedisiplinan dalam dunia pekerjaan. Kata Hasbi, kedisiplinan merupakan kunci kesuksesan suatu pekerjaan. Maka itu, aturan yang selama ini dibuat oleh pemerintah seperti melakukan inspeksi mendadak pada hari pertama masuk kerja habis lebaran dan pemotongan TPK bagi mereka yang tidak masuk kerja adalah itu bagian untuk menuntun kita supaya melakukan kedisiplinan dalam pekerjaan.
“Mari kita tingkatkan kedisiplinan kita dalam segala aspek kehidupan, baik disiplin terhadap waktu maupun disiplin dalam rangka menaati segala perintah Allah, Rasul dan para pemimpin kita," lanjutnya lagi.
Ketua DPRA juga mengajak seluruh anggota dewan dan seluruh pegawai untuk mengaplikasikan nilai-nilai kedisiplinan serta kebaikan selama bulan Ramadhan dalam kehidupan sehar-hari, termasuk di ranah kerja.
"Agar kita menjadi pribadi yang bersemangat dalam melakukan pekerjaaan dan pribadi yang tangguh dalam menghadapi segala cobaan dan rintangan," kata Hasbi.
Selain itu, pegawai di lingkup DPRA juga diminta untuk mempererat silaturrahim antarsesama. Hal ini penting untuk memajukan Aceh di masa yang akan datang. "Perbanyak silaturahim, kunjungi kerabat dan handai taulan, mari kita perkuat persaudaraan dan saling memaafkan atas semua salah dan khilaf antarsesama kita," lanjutnya. | ADVERTORIAL

Post a Comment