Header Ads

Rumah Sakit MSF di Sudan Diserang

NEW YORK -- Angkatan Udara Sudan mengebom sebuah desa di wilayah Kordofan Selatan, Senin (16/6/2014). Serangan udara itu mengakibatkan rumah sakit yang dikelola organisasi kemanusiaan medis internasional Médecins Sans Frontières/Dokter Lintas Batas (MSF) rusak parah. Tindakan pengeboman tersebut menyebabkan penduduk sipil tak bisa memperoleh layanan medis.

Saat serangan bom menghantam Desa Farandalla, dua bom mengenai RS MSF di sana. Lima orang terluka di desa dan seorang staf MSF terluka di RS. Tim medis MSF merawat korban terluka dan mentransfer tiga pasien yang luka parah ke RS lain.

”Kami terpukul melihat fasilitas medis dibom, terlebih lagi ini adalah bangunan yang jelas-jelas ditandai dengan sebuah bendera dan tanda palang di atap,” ujar Kepala Misi MSF Brian Moller. ”Sebelumnya, kami juga sudah mengomunikasikan posisi RS ini kepada para pihak berwenang di Khartoum.”

Staf RS mengevakuasi pasien di sekitar RS pada saat serangan terjadi. Pekerja medis kembali untuk merawat orang-orang yang terluka akibat serangan di desa tersebut.

MSF menyerukan pentingnya menghormati pasien, staf, dan fasilitas medis di Kordofan Selatan. Beberapa fasilitas medis lainnya di Kordofan Selatan telah dibom dalam beberapa minggu terakhir.

Bom telah menghancurkan sebuah ruang gawat darurat, ruang untuk membalut luka-luka, ruang farmasi, dan dapur RS. ”Kehancuran di RS Farandalla sangat besar, namun MSF akan terus bekerja di sana,” ujar Moller.

Fasilitas MSF, yang dilengkapi dengan bangsal rawat jalan dan rawat inap, mulai beroperasi pada tahun 2012. Hampir 65.000 konsultasi telah ditangani, dan 2.300 dirawat inap. MSF adalah salah satu dari sedikit penyedia layanan kesehatan di Kordofan Selatan. Selain fasilitas kesehatan di Farandalla, MSF mendukung lima pusat kesehatan lainnya di daerah itu.  []

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.