Mahasiswa UI Luncurkan Situs Analisis Capres 2014
DEPOK | ACEHKITA.CO -- Laboratorium Perolehan Informasi Fakultas Ilmu Komputer
Universitas Indonesia (Fasilkom UI) beberapa waktu lalu meluncurkan
situs layanan analisis media sosial calon presiden dan calon wakil
presiden Republik Indonesia 2014 – 2019. Layanan yang diprakarsai oleh
beberapa mahasiswa tingkat S1 hingga S3 ini sebagai bentuk informasi
alternatif bagi pemilih 9 Juli mendatang.
Menurut
Omar Abdillah, salah satu pengembangan layanan tersebut, penelitian yang dilakukan bersama timnya ini sudah dimulai sejak
2010 lalu.
"Kita melakukan penelitian di bidang media sosial sejak tahun 2010, dan salah
satunya kita menghadirkan layanan analisis ini yang beda dari lembaga lainnya," ujarnya, Kamis (19/6/2014).
Situs layanan yang kini dapat diakses oleh publik secara daring di laman http://budaya.cs.ui.ac.id/ pilpres2014/ mempunyai sejumlah fitur menarik yang bisa langsung dilihat secara real time.
"Layanan
ini bisa diakses secara real time, analisisnya disajikan dalam bentuk
persebaran dan popularitas para calon di media sosial, sentimen pengguna
terhadap masing-masing calon serta topik yang paling sering dibicarakan
oleh pengguna untuk setiap capres, itu semua diolah secara ilmiah dan
independen," sebut mahasiswa S2 Ilmu Komputer tersebut.
Omar
juga menambahkan, perkembangan dunia internet menjadikan media sosial
seperti
Twitter, Facebook dan lainnya sebagai salah satu sarana strategis untuk
berkampanye. "Layanan analisis yang kita kembangkan mampu memberikan
informasi penting dan berimbang, seperti topik terhangat dari calon
presiden, pergerakan sentimen dan popularitas capres hingga dengan
persentase akun manipulator (buzzer) capres.” ujarnya.
Tim
yang terdiri dari M Ibrahim Alkaf (S3 Ilmu Komputer), Omar Abdillah (S2
Ilmu Komputer), Amanah Ramadiah (S1 Ilmu Komputer) dan Elsa Darwin (S1
Ilmu Komputer) saat ini juga telah mengikuti kompetisi internasional di
bidang analisis data dan sentimen pada media sosial lewat kontribusi
mereka dalam menyukseskan Pilpres 2014. | AULIA FITRI

Post a Comment