Lintasan Banda Aceh-Meulaboh Belum Normal
![]() |
| Radzie/ACEHKITA.CO |
Jalan Banda Aceh-Meulaboh lumpuh akibat longsor dan amblas di kawasan pegunungan Paro dan Kulu, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Kondisi paling parah terlihat di KM 35 dan KM 37.
Pantauan acehkita.com Selasa (4/11/2014) siang, puluhan kendaraan beragam jenis sudah melintasi pegunungan Paro dari arah Lhoong. Sedangkan dari arah Banda Aceh, masih tertahan di kawasan Lhok Seudu.
Polisi yang bertugas di sana, Kompol Rinaldi, menyebutkan, sistem buka tutup ini diberlakukan karena petugas Dinas Bina Marga dan TNI masih membersihkan jalan dari timbunan longsor.
"Kita memberlakukan sistem buka-tutup agar pengerjaan jalan lebih lancar," ujar Rinaldi.
Menurut Rinaldi, sistem buka-tutup itu diberlakukan per dua jam. "Kalau dibuka dari arah Lhoong, kita tutup dari sini (Lhok Seudu --red.)," sebutnya.
Di Lhok Seudu, terdapat posko penanggulangan bencana. Polisi memasang pamplet pemberitahuan jalan ditutup. Seratusan kendaraan bermotor terlihat parkir di kawasan itu. "Saya sudah tiga hari tertahan di sini," kata Khairil Anwar, warga Calang, Aceh Jaya.
Dinas Bina Marga dan TNI mengerahkan empat alat berat untuk membersihkan jalan di KM 31 dan KM 37 Gunung Paro. Di KM 37, petugas terpaksa berkali-kali menghentikan pengerjaan jalan untuk memberikan kesempatan kepada mobil dari arah Lhoong melintas. Begitu pula di KM 31. Di sini, badan jalan dipenuhi bebatuan dan lumpur. []

Post a Comment