Header Ads

30 Persen Warga Aceh Miliki Masalah Gigi

Tribunnews.com
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala drg Zaki Mubarak menyebutkan, sebanyak 30,5 persen masyarakat Aceh memiliki permasalahan gigi dan mulut. Namun baru 45,9 persen kasus tersebut yang menerima pelayanan dari tenaga kesehatan.

"Hal tersebut dapat disebabkan oleh minimnya dokter gigi di Aceh," kata Zaki Mubarak mengutip dari Riset Kesehatan Dasar 2013 yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI, pada pembukaan Bulan Kegiatan Gigi Nasional di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Banda Aceh, Kamis (30/10/2014).

Angka masyarakat Aceh mempunyai masalah dengan gigi dan mulut terbilang tinggi. Rata-rata nasional, menurut data Riskesdas 2013, penduduk Indonesia yang mengalami masalah dengan gigi dan mulut mencapai 25,9 persen. Namun baru 31,1 persen saja yang menerima pelayanan.

Namun, Zaki menambahkan, saat ini tingkat kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut mulai meningkat. "Di Aceh kita di atas rata-rata nasional," ujar Zaki.

Untuk mengampanyekan kesadaran pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, FKG Unsyiah bekerjasama dengan Pepsodent menggelar BKGM di Banda Aceh hingga 1 November mendatang. "Kita menargetkan 1.500 orang datang untuk memeriksakan gigi dan mulut mereka," sebut Zaki.

BKGM memberikan pelayanan dan penyuluhan berupa penambalan gigi, pemersihan karang gigi, pencabutan, pencegahan gigi berlubang, dan cara merawat gigi. | SABARUN

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.