Header Ads

Asik Nge-game, Belasan Pelajar Diciduk Satpol PP

Zikri Maulana/ACEHKITA.CO
LHOKSEUMAWE | ACEHKITA.CO – Belasan remaja siswa Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas tertangkap razia Satuan Polisi Pamong Praja saat asik bermain game (nge-game) di sejumlah warung internet dan pondok pantai di kawasan Ujong Blang, Lhokseumawe, Senin (25/08/2014).

Siswa tersebut ditangkap saat Polisi Pamong Praja melakukan razia rutin pada jam sekolah di Kota Lhokseumawe. Pelajar yang terjaring berjumlah 14 orang, empat di antaranya perempuan.

Salah seorang siswa yang terjaring razia, IK, mengatakan dirinya bolos sekolah karena tidak ada dasi dan simbol baju, sehingga tidak berani masuk pelajaran. Meski begitu, ia tak berani pulang ke rumah, sehingga keluyuran main game bersama kawan-kawannya.

“Baru kali ini tidak masuk sekolah, saya takut jika orang tua tahu kalau saya tidak masuk sekolah, tidak mau mengulanginya lagi,” kata IK.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Irsyadi mengatakan akan menghubungi pihak sekolah dan orang tua masing-masing.

“Kita panggil orang tua termasuk kepala sekolah dan didampingi kepala Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe,” kata Irsyadi.

Irsyadi juga menambahkan bahwa hukuman bagi mereka akan diberi oleh orang tua siswa-siswi dan pihak sekolah masing-masing dan Satuan Polisi Pamong Praja akan terus melakukan razia di warnet-warnet dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Lhokseumawe.

Selain itu, pihak Polisi Pamong Praja menggeledah tas siswa-siswi tersebut untuk melihat barang yang mencurigakan, petugas juga mendata dan beri peringatan agar tidak mengulangi perbuatan yang merugikan siswa-siswi tersebut dalam menjalankan pendidikan. | ZIKRI MAULANA

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.