Warga Mengamuk, Lima Anggota TRA Kritis
![]() |
| Muhammad Nazar/Serambi Indonesia |
Kericuhan itu bermula ketika sejumlah anggota TRA mendatangi Desa Blang Raya dengan menggunakan tiga mobil dan puluhan sepeda motor. Mereka datang untuk menyerahkan empat anggotanya yang dituduh menganut aliran sesat kepada warga.
Kepala Desa Blang Raya Safwan, seperti dikutip Serambinews.com, menyebutkan, melarang TRA menyerahkan anggotanya ke masyarakat. Namun, TRA tetap nekat sehingga massa yang sudah menunggu kedatangan anggota TRA mengamuk dan membakar satu bis, minibis L-300, dan lima sepeda motor. Tak hanya itu, massa juga memukuli anggota TRA.
Insiden itu menyebabkan lima anggota TRA mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Umum Sigli. [Serambinews.com]

Post a Comment