Yuk, Nonton Dokumenter "Jalan Pedang GAM"
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Forum Alumni Muharram Journalism College (FAMJC) menyelenggarakan pemutaran film dokumenter Jalan Pedang di Aula Balaikota Banda Aceh, Senin (16/6/2014) pukul 20.00 WIB.
"Jalan Pedang" merupakan seri dokumenter yang ditayangkan di Kompas TV. Dokumenter yang bakal diputar merupakan edisi perjuangan Gerakan Aceh Merdeka. Film ini digarap oleh Dandhy Dwi Laksono dan WatchDoc.
"Jalan Pedang edisi perjuangan GAM ini kami garap selama tiga tahun," kata Dandhy Dwi Laksono kepada acehkita.co, Jumat lalu.
Menurut Dandhy, Jalan Pedang merupakan serial dokumenter untuk mendokumentasikan pelbagai pergulatan politik yang pernah terjadi di Indonesia. Selain edisi GAM, Dandhy juga menggarap pemberontakan Teungku Muhammad Daud Beureu-eh, DI/TII Kartosuwiryo, Kahar Muzakkar, perjuangan OPM dalam memerdekakan Papua, Fretilin Timor Timur, PRRI, Persmesta, dan pergerakan Republik Maluku Selatan.
Jalan Pedang edisi GAM mengisahkan tentang pergerakan yang digelorakan Teungku Hasan Muhammad di Tiro untuk memerdekakan Aceh. Hasan Tiro merekrut anak muda Aceh untuk dilatih militer di Libya. Pergerakan politik GAM juga digelorakan di kancah internasional.
Pergerakan ini menyebabkan Presiden Suharto mengirimkan bala tentara dalam jumlah besar ke Aceh. Kelak, Suharto memberlakukan Operasi Jaring Merah --lazim dikenal dengan Daerah Operasi Militer/DOM-- sepanjang 1989 hingga 1998. Tak sampai di situ, pelbagai pendekatan militeristik dilakukan Indonesia untuk mengeleminasi gerakan Hasan Tiro, hingga pemberlakuan Darurat Militer dan Darurat Sipil dari 2003-2005 oleh Pemerintahan Megawati Sukarnoputri.
Film dokumenter ini juga mengisahkan akhir dari konflik Aceh, ketika Indonesia dan GAM bersepakat untuk meneken Pakta Damai di Helsinki, 15 Agustus 2005. Hingga akhirnya, pentolan Gerakan Aceh Merdeka memerintah Aceh melalui proses pemilihan yang pertama sekali digelar pada 2006 lalu.
Film ini pernah diputar di Kompas TV. Namun, bagi Anda yang masih penasaran dan belum sempat menonton, bisa mengagendakan nonton bareng Jalan Pedang ini pada Senin (16/6/2014) pukul 20.00 WIB di Aula Balaikota Banda Aceh. Usai pemutaran film, dilanjutkan dengan diskusi bareng Dandhy Dwi Laksono, jurnalis pendiri situs berita acehkita.com. | RADZIE
"Jalan Pedang" merupakan seri dokumenter yang ditayangkan di Kompas TV. Dokumenter yang bakal diputar merupakan edisi perjuangan Gerakan Aceh Merdeka. Film ini digarap oleh Dandhy Dwi Laksono dan WatchDoc.
"Jalan Pedang edisi perjuangan GAM ini kami garap selama tiga tahun," kata Dandhy Dwi Laksono kepada acehkita.co, Jumat lalu.
Menurut Dandhy, Jalan Pedang merupakan serial dokumenter untuk mendokumentasikan pelbagai pergulatan politik yang pernah terjadi di Indonesia. Selain edisi GAM, Dandhy juga menggarap pemberontakan Teungku Muhammad Daud Beureu-eh, DI/TII Kartosuwiryo, Kahar Muzakkar, perjuangan OPM dalam memerdekakan Papua, Fretilin Timor Timur, PRRI, Persmesta, dan pergerakan Republik Maluku Selatan.
Jalan Pedang edisi GAM mengisahkan tentang pergerakan yang digelorakan Teungku Hasan Muhammad di Tiro untuk memerdekakan Aceh. Hasan Tiro merekrut anak muda Aceh untuk dilatih militer di Libya. Pergerakan politik GAM juga digelorakan di kancah internasional.
Pergerakan ini menyebabkan Presiden Suharto mengirimkan bala tentara dalam jumlah besar ke Aceh. Kelak, Suharto memberlakukan Operasi Jaring Merah --lazim dikenal dengan Daerah Operasi Militer/DOM-- sepanjang 1989 hingga 1998. Tak sampai di situ, pelbagai pendekatan militeristik dilakukan Indonesia untuk mengeleminasi gerakan Hasan Tiro, hingga pemberlakuan Darurat Militer dan Darurat Sipil dari 2003-2005 oleh Pemerintahan Megawati Sukarnoputri.
Film dokumenter ini juga mengisahkan akhir dari konflik Aceh, ketika Indonesia dan GAM bersepakat untuk meneken Pakta Damai di Helsinki, 15 Agustus 2005. Hingga akhirnya, pentolan Gerakan Aceh Merdeka memerintah Aceh melalui proses pemilihan yang pertama sekali digelar pada 2006 lalu.
Film ini pernah diputar di Kompas TV. Namun, bagi Anda yang masih penasaran dan belum sempat menonton, bisa mengagendakan nonton bareng Jalan Pedang ini pada Senin (16/6/2014) pukul 20.00 WIB di Aula Balaikota Banda Aceh. Usai pemutaran film, dilanjutkan dengan diskusi bareng Dandhy Dwi Laksono, jurnalis pendiri situs berita acehkita.com. | RADZIE

Post a Comment