Jurnalis acehkita.com Raih Fellowship Liputan Keberagaman
![]() |
| Nurdin Hasan saat meliput anak punk yang dikarantina di SPN Seulawah. | Chaideer Mahyuddin/ACEHKITA.CO |
Fellowship Liputan Keberagaman 2014 diselenggarakan Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (Sejuk) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). Panitia menyebutkan, selama masa pendaftaran menerima 60 usulan proposal dari seluruh Indonesia.
Beasiswa ini diberikan untuk mendorong jurnalis dari media cetak, online, radio, dan televisi untuk lebih memberikan perhatian terhadap isu keberagaman.
Dewan juri yang terdiri atas Ade Armando, Maria Hartiningsih, Citra Dyah Prastuti, dan Ahmad al-Hafiz ini memilih delapan jurnalis di Indonesia sebagai penerima fellowship liputan keberagaman ini.
Nurdin Hasan mengusulkan tema liputan mengenai wacana pemberlakuan syariat Islam untuk non-muslim di Aceh.
Berikut para penerima hibah Sejuk 2014.
Kategori Cetak
1. Menanamkan Budaya Perdamaian Melalui Pendidikan Multikulturalisme (Dian Lestari, Harian Tribun Pontianak)
2. Kisah Anak Samin Mengecap Pendidikan Formal (Zakki Amali, Suara Merdeka)
Kategori Online
1. Ketika Mereka Dipaksa Menjadi Bunglon: Potret Kehidupan Sunda Wiwitan di Cigugur, Kuningan (Reni Susanti, inilahkoran.com)
2. Syariat untuk Non-Muslim (Nurdin Hasan, acehkita.com)
Kategori Radio
1. Menuntut Keadilan di Tanah Serambi Mekkah (Quinawaty Pasaribu, KBR68H)
2. Kidung Harmoni dari Joyodiningratan (Ariyanto, Solopos FM)
Kategori TV
1. Komunitas Bissu Sulsel yang terancam punah akibat perkembangan zaman dan pemerintahan (Suriani Mappong, LKBN Antara Makassar)
2. Waria dan sisi religiositasnya (Girindra Wardana, Pro TV Semarang). | FG

Post a Comment