Header Ads

Polisi Dalami Keberadaan ISIS di Aceh

Reuters
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Gerakan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) atau Daulah Islamiyah Iraq dan Suriah mengklaim sudah berhasil merekrut ribuan kader di Aceh. Menanggapi klaim ini, Kepolisian Daerah Aceh menyatakan akan mendalami keberadaan kelompok radikal tersebut.

Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Husein Hamidi menyebutkan, dari hasil penelusuran yang dilakukan intelijen, polisi belum menemukan adanya indikasi keberadaan ISIS di Aceh.

"Kita perlu pendalaman," kata Kapolda Aceh Irjen Husein Hamidi kepada acehkita.co saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/8/2014).

Kapolda menyatakan kepolisian hingga saat ini masih terus mendalami keberadaan kelompok yang ingin mendirikan negara Islam tersebut. Penelusuran itu dilakukan sebelum salah seorang yang mengaku anggota ISIS di Aceh berbicara kepada sebuah media lokal di Banda Aceh.

"(Polisi) sudah turun (ke lapangan), begitu ada informasi ISIS di pusat, tapi sampai saat ini belum ada (di Aceh)," kata Kapolda.

Kepolisian Daerah Aceh berkoordinasi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama untuk melakukan tindakan pencegahan masuknya ISIS ke provinsi yang memberlakukan syariat Islam ini.

"Kita koordinasi dengan MPU supaya mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan ISIS. Apalagi MUI sudah menyatakan bahwa tindakan ISIS bertentangan dengan nilai-nilai agama dan haram," sebut Kapolda Husein Hamidi.

Kapolda meyakini orang Aceh tidak akan mudah dipengaruhi oleh kelompok ISIS. "Saya yakin mereka tidak akan menerima apa yang disampaikan oleh ISIS itu," tandasnya.

Seperti diberitakan Serambi Indonesia, Abu Jundullah mengaku ISIS telah merekrut ribuan orang di Aceh untuk menjadi bagian ISIS yang tunduk kepada Abu Bakar al Baghdadi. | FG

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.