Penerimaan Zakat Aceh Masih Rendah
![]() |
| Kepala Baitul Mal Aceh, Armiadi Musa. | Radzie/ACEHKITA.CO |
Kepala Baitul Mal Aceh Armiadi Musa menyatakan, rendahnya penerimaan zakat disebabkan karena kalangan swasta dan masyarakat masih belum menyalurkan zakat via Baitul Mal.
Zakat yang dikelola Baitul Mal selama ini masih sebatas dari sektor jasa pegawai negeri sipil. Armiadi Musa mengakui bahwa penerimaan zakat masih minim.
"Pada 2012, Islamic Development pernah menghitung potensi zakat Aceh 2 persen dari PDRB (Pendapatan Domestik Regional Bruto). Ini artinya mencapai Rp1,9 triliun," kata Armiadi Musa kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (11/8/2014).
Pada 2012 Baitul Mal Aceh menerima zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp28,78 miliar. Sedangkan secara keseluruhan Baitul Mal di seluruh Aceh mencapai Rp98,19 miliar.
Penerimaan zakat via Baitul Mal saban tahun meningkat. Pada 2013, Baitul Mal di seluruh Aceh menerima Rp101,68 miliar zakat, infak, dan sedekah.
"Tiap tahun meningkat penerimaan zakat," ujar Armiadi.
Meski begitu, Armiadi mengaku bahwa potensi zakat di Aceh belum tergali dengan baik. Rendahnya penerimaan zakat juga disebabkan karena kalangan swasta dan masyarakat menunaikan zakat tidak melalui Baitul Mal.
"Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat juga menjadi kendala selama ini," sebut Armiadi. []

Post a Comment