UPDATE VIDEO | Polisi Sudah Larang Anggota TRA ke Laweueng
![]() |
| Muhammad Nazar/Serambi |
Kepala Kepolisian Resort Pidie AKBP Sunarya menyebutkan, bentrokan yang mengakibatkan enam anggota TRA kritis tersebut di luar dugaan polisi. Pasalnya, saat bertemu dengan rombongan TRA di Padang Tiji, polisi sudah meminta agar TRA tidak memasuki Laweueng.
"Karena pada saat bertemu dengan rombongan TRA, Kasat Reskrim (Polres Pidie --red.) sudah melarang mereka masuk ke Laweueng," kata Kapolres Sunarya, Sabtu (19/7/2014) dinihari.
Namun, kata Kaporlres, massa TRA yang mengendarai puluhan sepeda motor, mobil pribadi, bus, dan minibus L-300 nekat datang ke Desa Ujong Pie saat polisi tengah melaksanakan shalat Jumat.
Di lokasi, massa TRA langsung berhadapan dengan warga yang baru saja usai menunaikan shalat Jumat. "Secara spontanitas, warga yang melihat rombongan TRA langsung menyerang," ujar Sunarya.
Penyerangan itu dilakukan karena warga menilai anggota TRA menyebarkan ajaran sesat di kampung tersebut.
Kapolres Sunarya menyatakan, bentrokan itu mengakibatkan enam anggota TRA kritis dan tiga mobil serta lima sepeda motor dibakar. "Tidak ada korban meninggal," ujarnya.
Polisi sudah mengumpulkan keterangan saksi dan warga yang mengetahui kejadian tersebut. | ATTAYA ALAZKIA
Simak video kerusakan pascabentrokan tersebut. Video ini milik acehvideo.tv.

Post a Comment