21 Korban Kapal Karam Dipulangkan ke Aceh
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Pemerintah Aceh memulangkan 21 warga Aceh yang selamat dalam musibah kapal karam di Selangor, Malaysia, beberapa waktu lalu, melalui Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Rabu.
Ke-11 imigran asal Aceh tersebut tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (23/7/2014) pukul 12.40 WIB. Mereka ditemani oleh tim dari Pemerintah Aceh dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.
Seperti diberitakan sebelumnya, kapal bermuatan 96 imigran Indonesia karam di perairan Sungai Hitam, Selangor. 14 warga Aceh meninggal dalam insiden tersebut, 21 hilang, dan 60 selamat. Pengamat hubungan Aceh-Malaysia M. Adli Abdullah menyebutkan, kapal itu diduga karam setelah ditabrak kapal maritim Malaysia.
Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Murthalamuddin menyatakan, korban selamat yang dipulangkan hari ini berjumlah 21 orang. Selain yang telah tiba tadi siang, korban selamat itu akan dipulangkan sore ini.
Selain 21 orang yang dipulangkan hari ini, kata Murthala, Pemerintah Aceh juga tengah berupaya memulangkan 30 korban lain, yang saat ini masih menunggu proses administrasi di KBRI dan Pemerintah Malaysia.
Para imigran Aceh yang selamat sempat menjalani hukuman dari Pemerintah Kerajaan Malaysia selama sebulan. "Sekarang sudah bebas dan akan segera dipulangkan," ujar Murthala.
Pejabat KBRI Kuala Lumpur Ahmad Irfan menyebutkan, total yang dipulangkan berjumlah 29 orang --terdiri atas 21 imigran Aceh dan delapan dari Sumatera Utara, Surabaya, dan Nusa Tenggara Timur.
"Yang 31 korban lagi rata-rata warga Aceh. Kami sedang berupaya untuk segera bisa membawa pulang mereka," kata Ahmad Irfan. | GHIBRAN
Ke-11 imigran asal Aceh tersebut tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (23/7/2014) pukul 12.40 WIB. Mereka ditemani oleh tim dari Pemerintah Aceh dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.
Seperti diberitakan sebelumnya, kapal bermuatan 96 imigran Indonesia karam di perairan Sungai Hitam, Selangor. 14 warga Aceh meninggal dalam insiden tersebut, 21 hilang, dan 60 selamat. Pengamat hubungan Aceh-Malaysia M. Adli Abdullah menyebutkan, kapal itu diduga karam setelah ditabrak kapal maritim Malaysia.
Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Murthalamuddin menyatakan, korban selamat yang dipulangkan hari ini berjumlah 21 orang. Selain yang telah tiba tadi siang, korban selamat itu akan dipulangkan sore ini.
Selain 21 orang yang dipulangkan hari ini, kata Murthala, Pemerintah Aceh juga tengah berupaya memulangkan 30 korban lain, yang saat ini masih menunggu proses administrasi di KBRI dan Pemerintah Malaysia.
Para imigran Aceh yang selamat sempat menjalani hukuman dari Pemerintah Kerajaan Malaysia selama sebulan. "Sekarang sudah bebas dan akan segera dipulangkan," ujar Murthala.
Pejabat KBRI Kuala Lumpur Ahmad Irfan menyebutkan, total yang dipulangkan berjumlah 29 orang --terdiri atas 21 imigran Aceh dan delapan dari Sumatera Utara, Surabaya, dan Nusa Tenggara Timur.
"Yang 31 korban lagi rata-rata warga Aceh. Kami sedang berupaya untuk segera bisa membawa pulang mereka," kata Ahmad Irfan. | GHIBRAN

Post a Comment